Pada hari Jumat, tanggal 01 Oktober 2021 jam 07.30 bertempat di Halaman kantor Kecamatan Wedung didakan Apel Pagi yang dipimpin oleh Camat Wedung Mulyanto,AP,M.Si dan diikuti oleh seluruh Karyawan Kecamatan Wedung dan Perangkat Desa se Kecamatan Wedung, Camat Wedung Mulyanto,AP,M.Si Kecamatan Wedung mengingatkan kepada seluruh peserta apel bahwa progres pembayaran PBB harus segera di kejar jangan sampai Kecamatan Wedung berada di peringkat bawah harus berada diurutan atas minimal 3 besar dan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila kita harus sedikit melihat sejarah tentang jasa-jasa para jendral yang telah gugur dalam peristiwa Gerakan G 30 S PKI dimana mereka telah dibunuh dengan kejam oleh para PKI untuk itu kita sebagai warga negara Indonesia harus terus meneruskan perjuangan mereka dengan tetap menjaga ideologi pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
UPACARA VIRTUAL DALAM RANGKA HARI KESAKTIAN PANCASILA KECAMATAN WEDUNG TAHUN 2021
Wedung – Jumat, tanggal 01 Oktober 2021 jam 08.00 bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Wedung diadakan Upacara virtual Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021, yang diikuti oleh Camat Wedung, dan Karyawan Kantor Kecamatan Wedung, Perangkat Desa se Kecamatan Wedung, Kepala Dinpermasdes P2KB Kec.Wedung beserta Staf, Anggota PKH Kec.Wedung, dan Operator EKTP Kec.Wedung, Upacara kali ini dilakukan secara virtual langsung dari Istana Merdeka Jakarta Pusat, yang dipimpin oleh Presiden Jokowi Dodo beserta Wakil Presiden dan seluruh jjaranya, walaupaun secara virtual momen dan nilai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidaklah berkurang akan tetapi masih semangat dalam mengenang para pejuang kemerdekaan, Camat Wedung Mulyanto,AP,M.Si berpesan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila kita harus sedikit melihat sejarah tentang jasa-jasa para jendral yang telah gugur dalam peristiwa Gerakan G 30 S PKI dimana mereka telah dibunuh dengan kejam oleh para PKI untuk itu kita sebagai warga negara Indonesia harus terus meneruskan perjuangan mereka dengan tetap menjaga ideologi pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

