Wedung – Keamanan pangan merupakan salah satu isu yang berkembang di masyarakat, hal ini karena semakin sadarnya konsumen / pengguna produk terhadap produk makanan olahan yang mereka konsumsi terkait dengan makanan yang aman dan berkualitas untruk dikonsumsi. Mensikapi hal tersebut Kecamatan Wedung menyelenggarakan kegiatan penyuluhan keamanan pangan bagi industri rumah tangga. Bertempat di ruang pertemuan Kecamatan Wedung pada hari Rabu (15/6) penyuluhan keamanan pangan dilaksanakan. Acara dihadiri oleh pelaku UMKM di sektor olahan makanan sebanyak 25 orang yang mewakili 20 desa di Kecamatan Wedung dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Yuni Noor Hidayah selaku JFT Apoteker Muda dan Sri Sumartini selaku staf seksi kefarmasian alkes dan PKRT (pembekalan Kesehatan Rumah Tangga).
Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Wedung, Suharto dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari penyuluhan ini adalah memberikan pembekalan bagi pelaku UMKM agar mampu memproduksi pangan yang sehat , aman bermutu dan higienis. Output yang diharapkan dari pelatihan ini yaitu sumber daya manusia pelaku UMKM yang mampu mengolah pangan sehingga tidak ada cemaran makanan baikfisik, biologi ataupun kimia.
Sementara itu Camat Wedung Mulyanto dalam materinya menyampaikan bahwa saat ini pemerintah gencar mengkampanyekan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri salah satunya produk UMKM. Produk UMKM harus mampu bersaing dengan produk-produk luar Indonesia. UMKM harus mampu menghasilkan produk yang berkualitas baik dari segi pemilihan bahan, pengolahan bahan, sampai pengemasan sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasaran ujar Mulyanto.
Materi yang disampaikan dari narsumber dinas kesehatan terkait keamanan pangan, PIRT, bahan tambahan pangan, hygiene sanitasi, pengemasan penyimpanan dan pelabelan. Perlu adanya pemahaman yang benar terkait dengan pengolahan makanan, mulai dari bahan cara pengolahan sampai dengan pengemasan. Kebersihan yang sering kita abaikan juga menjadi prioritas yang harus diperhatikan oleh para pelaku UMKM Ujar Yuni. Pelatihan ditutup dengan post test sebagai dasar keluarnya sertifikat PKP (Penyuluhan Keamanan Pangan). Diharapkan kegiatan fasilitasi UMKM terus berkelanjutan sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk mensukseskan program unggulan Bupati Demak. (Ato)


